Home ยป 7 Cara Inovatif Meningkatkan Mutu Karkas Ayam yang Benar
Peternakan

7 Cara Inovatif Meningkatkan Mutu Karkas Ayam yang Benar

Karkas ayam yang dijual harus memiliki mutu tinggi, jika tidak bermutu maka akan merugikan konsumen dan merugikan pebisnis ayam itu sendiri. Alasannya adalah jika daging karkas yang dijual sudah tidak bermutu konsumen akan mencari supplier atau penjual karkas lainnya sehingga pendapatan menjadi berkurang. Begitu pula sebaliknya jika mutu karkasnya baik maka penghasilan peternak akan meningkat sebab saat ini konsumen sudah cerdas dalam memilih makanan termasuk daging yang akan di konsumsinya. Sehingga meningkatkan mutu karkas ini sangat penting sekali dalam bisnis ayam maupun karkas yang digeluti. Berikut ini ada beberapa cara inovatif meningkatkan mutu karkas ayam yang bisa dilakukan:

Hindarkan Ayam Dari Stress

Cara inovatif meningkatkan mutu karkas ayam yang pertama adalah hindarkan ayam dari stress. Ayam yang stress ini membuat kualitasnya menjadi menurun ketika dijadikan karkas. Tidak hanya itu saja ayam yang stress saat dipotong akan membuat kadar keasaman daging menjadi menurun dimana bisa menyebabkan mikroba maupun bakteri menjadi berkembang biak di dalam daging karkas. Jika sudah begitu akibatnya daging akan mudah busuk ketika didiamkan di suhu ruang. Sebelum 8 jam tekstur daging akan berubah sehingga menjadikan karkas tersebut jadi daging yang tidak berkualitas. Ayam yang stress ini juga menyebabkan kerusakan daging karkas lebih besar terjadi karena pergerakannya menjadi tidak terkendali.

Istirahatkan Ayam Sebelum Dipotong

Untuk bisa menghindarkan ayam dari stress dan meningkatkan mutu karkasnya bisa di istirahatkan terlebih dahulu sebelum di potong. Jangan langsung memotong ayam secara dadakan. Pebisnis karkas bisa memisahkan ayam yang akan dipotong dari yang lainnya sehingga kondisi lebih tenang.

Gantungkan Ayam Karkas

Setelah di potong, untuk membuat daging karkas memiliki mutu tinggi segera gantungkan daging karkas tersebut. Tujuannya agar darah bisa keluar dengan cepat dan banyak. Daging karkas yang terlalu banyak darahnya akan menimbulkan kerugian besar karena menyebabkan mikroorganisme bisa tumbuh dan berkembang pesat sehingga menyebabkan mudah busuk.

Pemotongan yang Tepat

Darah akan mudah keluar dengan cepat jika teknik pemotongannya benar. Untuk membuat potongan ayam yang benar pebisnis karkas ayam bisa memotong di pembuluh darah yang tepat. Pemotongan salah akan membuat darah tidak bisa keluar dengan cepat.

Hilangkan Bulunya dengan Benar

Setelah dipotong dan darah keluar semua, cara untuk meningkatkan mutu karkas ayam adalah hilangkan bulunya dengan benar. Semakin bersih bulu daging karkas tersebut akan semakin bagus karena banyak ibu rumah tangga atau masyarakat yang tidak mau repot untuk membersihkan bulu ayam tersebut kembali.

Keamanan Distribusi

Jika pebisnis karkas ayam memiliki reseller yang banyak, untuk mendistribusikan daging karkas tersebut harus dijamin keamanannya. Tujuannya supaya kondisi karkas sampai ke tangan reseller dengan kualitas masih baik. Jangan sampai mikroba tumbuh dan berkembang di dalam daging karkas sehingga menyebabkannya busuk saat proses distribusi berlangsung.

Hindarkan Memar Pada Ayam

Daging karkas yang berkualitas dan tidak akan mudah sekali terlihat. Yang sering membuat mutu karkas menurun adalah adanya memar yang bisa terjadi pada ayam yang akan dijadikan karkas. Memar ini bisa mudah terjadi pada paha dan dada. Jika tidak berhati-hati pebisnis karkas ayam bisa memudahkan memar tersebut terjadi sehingga menimbulkan stigma negatif di kalangan konsumen. Daging karkas yang ada memar identik dengan pemotongan yang tidak wajar.

Kepuasan konsumen merupakan hal penting dalam berbisnis. Bagi pebisnis karkas, untuk menjamin kepuasan konsumen maupun reseller adalah memberikan daging karkas yang bermutu dan berkualitas tinggi. Dengan melakukan beberapa cara inovatif meningkatkan mutu karkas ayam yang telah disebutkan di atas, pebisnis karkas akan bisa menghasilkan daging bermutu tinggi yang mana banyak dibutuhkan oleh konsumen.

About the author

indonesiaartikel

Add Comment

Click here to post a comment