Category: Peternakan

4 Tips Ternak Ayam Kampung yang Benar

4 Tips Ternak Ayam Kampung yang Benar

Ayam kampung merupakan jenis ayam yang paling bayak dipelihara oleh masyarakat terutama yang ada di pedesaan. Halaman yang luas bisa menjadikannya lebih sehat, sebab ayam kampung tidak bisa berada di dalam kandang terus menerus. Yang bisa dimanfaatkan dari ayam kampung ini adalah daging dan juga telurnya. Daging ayam kampung bisa dijadikan berbagai macam olahan yang lezat, sedangkan telurnya tinggi protein dan zat besi sehingga sangat bagus sekali untuk kesehatan. Oleh sebab itulah mengapa prospek ayam kampung ini begitu menggiurkan. Agar bisa mendatangkan profit Anda harus tahu bagaimana cara beternak ayam dengan baik dan benar. Berikut ini adalah cara ternak ayam kampung yang baik dan benar:

Kandang

Salah satu faktor keberhasilan dalam ternak ayam kampung adalah kandang, setiap jenis ayam memiliki kandang idealnya masing-masing. Khusus untuk ayam kampung ini kandang yang bisa Anda buat adalah yang semi intensif. Contoh kandang semi intensif adalah halaman yang luas dimana sekelilingnya diberikan pagar yang tinggi. Ayam ini memiliki kemampuan untuk terbang meskipun tidak setinggi burung. Oleh sebab itu buatlah pagar yang mana ayam tersebut tidak akan bisa menjangkaunya. Selain itu di suatu titik Anda harus memberikan kandang ayam yang bisa digunakan sebagai berteduh. Biasanya kandang ayam ini terbuat dari bambu yang di susun sedemikian rupa kemudian di dalamnya diberikan petarangan yang hangat agar ayam tidak kedinginan. Yang harus diingat ketika beternak ayam adalah umbaran harus ada, sebab tanpa umbaran ayam kampung akan menjadi tidak sehat dan mudah penyakitan.

Baca juga :  Pencabutan Gigi Bungsu Dengan Operasi Odontektomi Oleh Dokter Gigi

Bibit Ayam Kampung Asli

Jika Anda ingin memelihara ayam untuk pertama kalinya, harus menggunakan bibit ayam yang benar-benar asli. Ada peternak ayam yang memiliki ide untuk mengawinkan ayam kampung tersebut dengan ayam potong, sehingga bibit ayam tersebut disebut sebagai semi intensif.  Ciri bibit ayam kampung asli adalah bulunya yang berwarna beragam terutama di bagian punggung dan sayap. Ada juga bibit ayam kampung yang di dominasi dengan warna hitam, atau warna krem dengan sayap berwarna cokelat atau hitam, sedangkan hasil perkawinan bulunya halus dan warnanya merata seperti warna krem pada seluruh tubuhnya. Ketika sayapnya bertambah lebar dan besar, sayap ayam bibit perkawinan tersebut akan berwarna putih dengan warna sedikit kecokelatan.

Pakan Ayam

Pakan adalah salah satu faktor keberhasilan dalam ternak ayam. Anda harus memberikan pakan sesuai dengan jenis ayamnya. Misalnya saja adalah ayam broiler pakannya berbeda dengan ayam kampung. Untuk pakan ayam kampung Anda bisa memberikan pakan alami, nasi sisa makanan yang tidak termakan, pakan pabrikan, jagung atau pakan dari tepung-tepungan. Pemberian pakan ini harus disesuaikan dengan masa bertelur ayam kampung itu, untuk ayam yang belum bertelur Anda bisa memberikan pakan berupa tepung. Sedangkan yang sudah masuk dalam masa bertelur Anda bisa memberikan pakan yang kaya protein dan juga kalori. Agar ayam tidak mudah terkena penyakit jangan pernah memberikan sisa makanan yang basi, sebab ayam akan mudah terkena diare dan masalah pada pencernaan.

Vaksinasi dan Vitamin

Ternak ayam kampung yang baik dan benar bisa dengan memberikan vaksin dan vitamin secara teratur. Vitamin ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam, vaksin juga berguna untuk melindungi ayam kampung dari berbagai macam penyakit. Meski sistem kekebalan ayam kampung sudah bagus namun vaksin ini tetap dibutuhkan untuk menghindarkan dari penyakit ayam.

Jika Anda ingin menggeluti bisnis ternak ayam yang risiko kematiannya rendah pilihlah ayam kampung. Ayam kampung memiliki sistem imun yang lebih stabil dibandingkan dengan ayam potong. Lakukanlah cara ternak ayam kampung yang telah dijelaskan di atas untuk menghasilkan keuntungan.

Baca juga : Berapa Besaran Kira-Kira Untuk Biaya Asuransi Ekspor?