Kesehatan

Alasan Dokter Merekomendasikan Pasien Menjalani Ekokardiografi

Penyakit jantung masuk dalam daftar salah satu jenis penyakit mematikan yang cukup ditakuti oleh masyarakat. Bahkan angka kematian akibat penyakit jantung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk pemeriksaan ekokardiografi untuk memudahkan diagnosis penyakit. Apakah alasan ? Berikut ulasannya.

Alasan Melakukan USG Jantung

Umumnya dokter spesialis akan menyarankan pasiennya melakukan pemeriksaan USG jantung usai mendengar keluhan sakit yang dirasakan. Tentunya ada beberapa alasan mengapa dokter menyarankan Anda melakukan tes pemeriksaan satu ini, salah satunya adanya gejala yang mengacu pada penyakit jantung.

Selama pemeriksaan berlangsung, dokter akan memeriksa jantung pasiennya secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama rasa sakit yang dirasakan. Selain membantu memberikan diagnosa jenis penyakit jantung yang dideritanya, ternyata pemeriksaan ini juga memiliki beberapa tujuan.

Tujuan pemeriksaan USG jantung yakni menentukan ada tidaknya kemungkinan penyakit jantung, mengevaluasi efektivitas terapi pengobatan maupun operasi yang sebelumnya telah dilakukan oleh pasien, mengevaluasi fungsi jantung, serta menilai terkait perkembangan pada kelainan katup jantung selama waktu terus berjalan.

Baca Juga : Jenis Intervensi Elektrofisiologi dan Manfaatnya

Pasien yang Harus Menjalani Pemeriksaan USG Jantung

USG jantung sendiri merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui struktur serta pembuluh darah yang ada di sekitar jantung. Dengan kata lain, dokter hanya akan memberikan saran pemeriksaan ekokardiografi kepada beberapa pasien yang memiliki gejala penyakit jantung saja.  Hasil tes tersebut akan menentukan diagnosis penyakit yang diderita pasiennya.

Alat canggih dalam pemeriksaan USG jantung ini mampu mendeteksi beberapa kondisi medis seperti terjadinya gagal jantung, menemukan adanya penyakit bawaan, kerusakan jantung, endokarditis, kelainan katup jantung, atau kardiomiopati. Anda juga tidak perlu khawatir karena pemeriksaan ini tidak akan meninggalkan bekas atau rasa sakit.

Sebelum melakukan rontgen ini, dokter dan pasien harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Pertama tama tenaga medis harus menjelaskan prosedur rontgen yang akan dilakukan mereka kepada Anda. Usai mendengarkan penjelasan prosedur tersebut, Anda diberikan kesempatan untuk bertanya terkait pemeriksaan tersebut.

Jangan lupa untuk memberitahu dokter jika sebelumnya Anda tengah mengkonsumsi obat obatan tertentu. Sebab ada beberapa obat yang memberikan efek samping seperti jantung berdebar. Beritahu pula jika pasien menggunakan alat pacu jantung. Setelah itu, pasien harus menghindari penggunaan lotion di dada, krim, atau minyak untuk perawatan kulit.

Khusus pasien yang memiliki bulu dada, diharapkan melakukan pencukuran terlebih dahulu untuk memudahkan proses ekokardiografi. Sedikit berbeda dengan pemeriksaan penyakit dalam lainnya, disini pasien tidak perlu berpuasa sebelum melakukan rontgen. Bahkan tenaga medis tidak perlu memberikan obat anestesi selama tidak membutuhkannya.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dokter memiliki alasan tersendiri ketika merekomendasikan pasiennya untuk melakukan pemeriksaan USG jantung. Alasan pemeriksaan perlu dilakukan juga didasari dari keluhan yang dirasakan oleh pasiennya. Lewat pemeriksaan inilah Anda dapat mengetahui apakah jantung bekerja dengan baik atau justru sebaliknya.

Baca Juga : Gejala Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

More in:Kesehatan