Home » 4 Gejala Asam Urat pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Kesehatan

4 Gejala Asam Urat pada Anak yang Perlu Diwaspadai

gejala asam urat

Untuk mendeteksi seseorang terkena penyakit atau gejala asam urat adalah dengan melakukan pemeriksaan cek darah. Akan dites apakah kadar asam urat di dalam tubuh normal atau melebihi ambang batas. Namun sebelum melakukan cek darah pun sebenarnya asam urat ini sudah menunjukkan beberapa gejala namun yang paling menonjol ada pada bagian kaki. Saat sudah parah asam urat akan menyebabkan nyeri yang parah dan tidak tertahankan. Bahkan tidak jarang menyebabkan pembengkakan. Tidak hanya kaki saja, namun persendian juga menjadi sasaran bagi penyakit asam urat ini.

Dalam perkembangannya, kini penyakit ini asam urat tidak hanya menyerang orang tua dan dewasa saja. Namun anak muda bahkan anak-anak pun akan terkena penyakit ini. Jika Anda sebagai orang tua memiliki penyakit ini maka risiko anak terkena asam urat sangat mungkin terjadi karena merupakan penyakit turunan seperti diabetes. Tentu hal itu akan sangat merugikan anak karena di saat anak harus bermain aktif bersama dengan teman-temannya dan mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah justru pergerakannya menjadi terganggu akibat asam urat. Oleh sebab itu sebagai orang tua Anda harus tahu apa saja yang menjadi gejala asam urat yang bisa menyerang anak kapan saja. Simak beberapa gejala asam urat pada anak yang wajib diwaspadai orang tua ketahui berikut ini:

Nyeri

Gejala asam urat pada anak yang pertama adalah rasa nyeri. Nyeri ini disebabkan oleh zat purin yang menumpuk pada sendi anak. Mungkin masih banyak orang tua yang belum percaya jika anak-anak ini bisa terkena penyakit asam urat sehingga ketika anak mengeluhkan nyeri pada sendi ini orang tua berpikir jika anak hanya kecapekan, terlalu aktif, atau hanya mengalami masalah pada bagian ototnya saja.  Oleh sebab itulah penanganan pada nyeri anak penderita asam urat ini tidak tepat.

Bengkak

Gejala asam urat pada anak yang penting untuk diketahui selanjutnya adalah bengkak. Bengkak ini diakibatkan oleh peradangan nyeri sendi yang disebabkan oleh tumpukan zat purin tersebut. Saat mengalami gejala ini sangat penting sekali bagi orang tua untuk tahu seperti apa penanganan yang tepat. Penanganan yang salah justru akan memperparah kondisi asam urat sang anak. Ada beberapa orang tua yang menganggap bengkak pada anaknya ini diakibatkan oleh terkilir sehingga memijatnya. Padahal asam urat ini tidak boleh ada pemijatan di dalamnya karena membuat semakin bengkak. Bahkan bisa menyebabkan sendi menjadi lebih parah. Oleh sebab itu jika anak mengalami sendi bengkak dan berwarna merah, segera cek asam urat anak tersebut. Jika kadarnya tidak normal maka anak positif menderita asam urat.

Baca Juga  : Makanan yang Harus Dihindari Ketika Terkena Gejala Asam Urat

Panas

Gejala asam urat pada anak yang harus diketahui selanjutnya adalah tubuh merasakan panas. Anda perlu mewaspadai jika kaki atau sendi anak terasa panas pada saat-saat tertentu. Hal itu dikarenakan bisa jadi hal yang dialami oleh anak merupakan gejala dari asam urat. Jika anak terus mengalami gejala yang berulang-ulang penting bagi Anda untuk segera mengecek dan memeriksa kondisi anak apakah mengalami penyakit asam urat atau penyakit lainnya atau tidak.

Benjolan

Jika sudah parah, penderita asam urat termasuk anak-anak akan memiliki benjolan di sendinya yang mana merupakan kristal dari zat purin yang mengeras. Jika sudah timbul kristal zat purin ini akan menyebabkan sendi susah untuk digerakkan.

Faktor Risiko Anak

Ada beberapa faktor risiko anak terkena asam urat. Orang tua perlu mewaspadainya agar anak terhindar dari penyakit tersebut. Hal pertama yang menyebabkan anak bisa mengalami asam urat dini adalah genetik. Genetik ini bisa turunan dari kedua atau salah satu dari orang tuanya. Tidak hanya itu saja, jika kakek nenek anak juga ada riwayat asam urat sebaiknya kesehatan anak dicek secara berkala. Anak dengan obesitas juga lebih berisiko terkena asam urat dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat sehingga lebih berisiko menumpuk zat purin di dalam tubuh. Jenis kelamin anak laki-laki juga lebih berisiko terkena asam urat dibandingkan dengan perempuan.

Untuk menciptakan kehidupan yang lebih berkualitas untuk anak penting bagi orang tua untuk menerapkan hidup sehat. Dengan hidup sehat anak akan terhindar dari penyakit asam urat tersebut. Sedangkan jika orang tua menjumpai beberapa gejala asam urat di atas pada anak, segera cek ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Dapatkan informasi terkini lainnya seputar kesehatan di kategori artikel kesehatan di indoneisaartikel.com.