Home » 3 Kesalahan Pengelolaan Pinjaman Modal untuk Bisnis
Bisnis

3 Kesalahan Pengelolaan Pinjaman Modal untuk Bisnis

pinjaman modal bisnis

Dalam menggeluti bisnis modal memegang peranan yang penting, alasannya adalah jika kekurangan modal sulit bagi bisnis untuk berkembang seperti yang diharapkan. Sayangnya ada beberapa hal yang membuat pebisnis membutuhkan modal yang lebih banyak salah satunya adalah ekspansi bisnis. Membuka cabang ini bukanlah perkara yang mudah karena modal yang dikeluarkan tidak sedikit, selain itu perencanaan harus matang. Banyak bisnis yang kemudian jatuh bangkrut karena ekspansi yang dilakukannya tidak berjalan seperti harapan. Kegagalan bisnis juga bisa diakibatkan oleh salah dalam mengelola pinjaman modal yang didapatkan. Berikut ini adalah kesalahan sederhana mengelola pinjaman modal usaha yang masih sering dilakukan:

Mempekerjakan Banyak Orang

Kesalahan ini mungkin terlihat sepele, namun mempekerjakan banyak orang tidaklah efektif bagi sebuah bisnis. Penambahan SDM yang ada di bisnis tersebut sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan sehingga hanya akan membuat anggaran menjadi membengkak. Hal ini bisa terjadi ketika merasakan pekerjaan yang bertambah banyak, kemudian tergoda untuk mempekerjakan orang yang lebih banyak lagi. Sebaiknya hal ini tidak perlu dilakukan terlebih lagi orang di dalam usaha Anda sudah bekerja secara efektif dan efisien. Jika terpaksanya Anda membutuhkan karyawan baru, Anda harus mempertimbangkan dua hal yaitu apakah pekerjaan harus membutuhkan tenaga karyawan baru dan dana yang dimiliki apakah cukup banyak? Jika iya maka Anda bisa merekrut karyawan baru.

Baca Juga : Tips Agar Pinjaman Dana Tunai Cepat Cair

Mencukupi Kebutuhan Pribadi dengan Uang Pinjaman

Kesalahan pengelolaan pinjaman modal usaha yang harus Anda hindari adalah menggunakan uang perusahaan atau modal untuk keperluan pribadi. Tidak bisa dimungkiri bahwa keinginan untuk membeli barang-barang konsumtif ini selalu ada, meski begitu keinginan yang sifatnya konsumtif bisa ditekan dengan berpikir realistis yaitu dengan menanamkan pemahaman bahwa pemenuhan kebutuhan konsumtif tidak akan ada habisnya.  Oleh sebab itu menggunakan pinjaman modal untuk fokus ke bisnis ini menjadi prioritas utama. Jika Anda sudah memiliki pinjaman modal, segera lakukan apa yang menjadi tujuan awal peminjaman tersebut.

Pembukuan yang Tidak Detail

Kesalahan sederhana pengelolaan yang terakhir dan sering dilakukan adalah tidak melakukan pembukuan secara detail. Bagi pebisnis pemula sering tidak melakukan pembukuan ini dengan alasan saldo bank di setiap awal bulan cukup untuk bisa menentukan arus kas perusahaan. Selain itu pembukuan bank dirasa cukup untuk melihat performa bisnis. Pembukuan yang tidak detail hanya akan membuat keuangan perusahaan menjadi tidak transparan. Anda juga tidak bisa melihat peningkatan dan penurunan pada performa bisnis Anda. Terlebih lagi jika Anda menggunakan uang pinjaman namun tidak memiliki pembukuan, Anda akan sulit dalam melakukan evaluasi pada pengaliran dan pengelolaan dana tersebut.

Demikianlah beberapa kesalahan sederhana mengelola pinjaman modal yang harus Anda hindari. Sedangkan untuk bisa mendapatkan pinjaman untuk modal usaha secara cepat, Anda harus menggunakan jasa pembiayaan keuangan yang terpercaya, seperti CSUL Finance. CSUL merupakan perusahaan solusi keuangan yang mana sudah banyak membantu personal maupun perusahaan yang membutuhkan suntikan dana segar baik untuk kebutuhan pribadi maupun produktif. Syarat yang kami berlakukan pun tidak ribet sehingga Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah. Segera hubungi kami di website CSUL Finance untuk mengajukan pinjaman modal usaha atau bertanya tentang produk pembiayaan lebih lanjut.